Thursday, January 19, 2012

Nightmare



Nightmare atau bukan ya? tapi buat saya ini mimpi terburuk kedua dengan tema mimpi yang sama yaitu "Pernikahan". Semoga ga terjadi apa-apa tuhan, semoga apa yang ada di mimpi saya semalam dan juga beberapa malam sebelumnya tidak menjadi kenyataan.

Ntahlah, apakah karena saya terlalu stress mempersiapkan pernikahan atau apa, yang jelas, mimpi buruk itu datang lagi untuk kedua kalinya ditidur saya. Apakah hanya saya saja yang mengalami hal ini?

Mimpi pertama
Mimpi pertama di minggu lalu bersetting di pelataran masjid tempat pelaksanaan akan nikah saya, betapa kagetnya ketika saya melihat tidak ada dekorasi dan tenda, sepi seperti masjid pada umumnya, semua keluarga sibuk mempercantik diri mereka masing-masing untuk menghadiri pernikahan saya. Saking shock nya saya cuma bisa menjerit dan menangis ke mama, namun mama masih bisa tenang dan berkata iya sebentar lagi mungkin dipasang. Mimpi berakhir dengan ketukan pintu kamar dari tetangga sebelah & menandakan saya bangun kesiangan & tentunya telat berangkat kerja.
#end of 1st bad dream

Mimpi kedua
Mimpi kedua, tepatnya semalam, bersetting di rumah. Jam menunjukkan pukul 8 pagi,sedangkan pelaksanaan syukuran akad sudah akan dimulai pukul 10 pagi. Saya merasa tidak ada satu orang pun yang membantu, bayangkan saja, pagi itu saya sama sekali belum di dandanin layaknya pengantin, belum tau akan memakai pakaian apa, dan semua orang dirumah pada saat itu hanya sibuk dengan diri mereka masing-masing. Terakhir, nia datang dan menyarankan saya untuk make up & hair do di Oki Salon Palembang yang letaknya hanya sekitar 200 m dari rumah saya. Malah saya bergumam sambil menangis, ga ada satu orang pun yang peduli & sayang. Mimpi berakhir dengan bunyi emergency alarm tepat disamping pintu kamar saya di camp.
#end of 2nd bad dream

Oh god, saya berharap kedua mimpi itu merupakan mimpi buruk pernikahan terakhir dan tidak akan pernah terjadi di kehidupan nyata. Amin ya Alloh. Jangan sampe ada lagi mimpi-mimpi aneh sejenis. Karena jujur, it makes me stress!!! Udah pusing dengan persiapan pernikahan eh ditambah pula dengan mimpi aneh.
:(



Share:

Friday, January 13, 2012

Preparation (Part 1)

Ga kerasa udah masuk ke januari 2012, it means, lebih kurang 3 bulan lagi saya akan berganti status : menikah. Dikarenakan saya dan cami berasal dan tinggal dari kota yang berbeda, kita mengadakan acara di dua tempat, yaitu palembang (akad & syukuran - 210412) dan cimahi (resepsi-050512).
Memang nantinya akan lebih repot ketimbang di satu kota yang sama. Karena mau tidak mau saya harus sering bolak-balik palembang-bandung untuk membantu camamer mengurus acara resepsi, pesen cincin kawin, belanja hantaran yang belum, fitting baju pengantin, foto prawedding dan masih banyak lagi. Alhamdulillah, camamer udah pake WO "Rumah Pengantin Misye Sasongko" yang paketnya meliputi catering, pakaian adat, dekorasi, tenda, band, make up, tarian (kecuali foto), jadi preparation untuk resepsi agak sedikit terbantu, yang perlu diurus selanjutnya hanya foto, cincin kawin & undangan. Untuk souvenir sendiri sudah dipesan di Palembang berupa syal jumputan (pesanan camamer).

Konsep untuk acara resepsi bernuansa merah emas, dan bertemakan sriwijaya (Palembang), mulai dari pakaian pengantin (mirip yang dipake ibas-aliya), dekorasi sampe ke souvenir. Untuk urusan undangan diserahkan sepenuhnya ke camamer, begitu juga dengan foto yang dibantu sama teh yeni (Nesphotography-siraman,prawedding&resepsi).


Urusan cincin kawin & konsep prawedding diserahkan camamer ke saya dan cami.
Sejauh ini masih pilih2 model cincin kawin yang disuka, pesen camamer harus ada mata (berlian) gitu walopun kecil biar kesannya manis dan ada grafir nama didalamnya. Tadinya kita berdua mau bikin cincin dari bahan yang berbeda, saya emas putih dan cami dari platina, karena dalam Islam kan pria haram memakai emas & sutera. Tetapi akhirnya diputuskan cincin dari bahan yang sama, untuk pemakaian diserahkan ke saya keduanya selepas akad.




Konsep prawedding, sejauh ini masih bingung, pengennya outdoor tapi juga pengen indoor, pengen konsep petualang, kebaya, piknik, tapi disisi lain, karena saya penggila drama korea, pengen konsep foto cover drama korea




Belum selesai urusan untuk resepsi, saya juga disibukkan dengan persiapan akad & syukuran di Palembang.
Kebetulan di Palembang, saya dan mama yang mengurus semua keperluannya, tidak menggunakan WO seperti resepsi.
Tempat pelaksanaan sama seperti Nia di Masjid Baitul Atiq, Jl. Dr. Wahidin No.1 Talang Semut Palembang.
Untuk tenda, kursi, dekorasi, pelaminan gebyok menggunakan jasa "Yakin" milik tante Yetri, temen mama yang sama2 perias pengantin juga.
Seragam kebaya untuk sodara2 juga sudah dibeli awal bulan januari di Mumbai textile Pasar 16 Ilir, berbahan brokat warna hijau army dengan lapisan dalam warna salem (ga sadar, tiba2 mama nyeletuk, "udah kaya diatur aja, mentang2 mau mantu sama tentara jadi warnanya ijo army :)". Sedangkan untuk resepsi, berwarna emas & merah.
Begitu juga dengan souvenir dan undangan, sudah dipesan, bernuansa coklat & emas. Undangan akad saya percayakan ke Ajund Brother Design di daerah Cinde, karena setelah melihat model & harganya yang masih rasional dan bagus. sedangkan untuk souvenir, saya pesan lewat rscard_souvenir (ol shop) berupa placemate.

Dikarenakan yang punya catering masih sodara jadi sudah agak lega, tinggal pilih menu & konfirmasi paket.
Selanjutnya adalah pakaian pengantin, rencananya pengen adat sunda & jawa (karena nenek saya dari sunda, selain itu camamer & capamer juga berasal dari sunda & jawa). 

Saat ini masih bingung, apakah akan beli, sewa baru / beli bahan & jahit sendiri di tempat langganan. Pusing juga ternyata..semoga cepet selesai ya Alloh..amien.
Share:

Thursday, January 12, 2012

Just the two of us

Kawin..kawin..status di ktp nanti jadi kawin...
Lucu juga mendengar sepenggal lirik lagu Project Pop..
Tinggal menghitung bulan,,tepatnya hari kartini tahun ini akan dilangsungkan akad nikah saya...
Perasaan senang,sedih,takut, semua campur aduk jadi satu.
Bagaimana tidak, di saat semua teman2 sebaya sudah menikah bahkan sudah ada yang memiliki anak, rasanya ini seperti mimpi, antara nyata dan tidak.
But anyway, thank god for giving me this chance, terima kasih tuhan telah memberikan saya kesempatan untuk bisa merasakan pernikahan.

Sebagian orang mungkin cukup kaget dengan LDR yang saya jalani bersama Cami sudah memasuki tahun ke 10, kisah kasih yang dimulai dari masa SMA akhirnya berujung di pelaminan, perjuangan pacaran jarak jauh akhirnya membuahkan hasil yang baik, padahal bisa dibilang komunikasi hanya lewat telpon / sms, ketemu juga ga tiap bulan, sekitar 6bln sekali bahkan pernah 2 tahun ga ketemuan. Mungkin memang udah jodoh kali ya, meskipun sudah terpisah lama (dan sempet break for a while) namun rasa yang ada tetap terjaga dengan baik.

Disini kisah kita dimulai,,,
Pertama kali ketemu cami di SMAN5 Palembang, karena bapaknya yang tentara bertugas disini, jadi dia juga ikut pindah & sekolah disini. Awal masuk kelas, anak2 cewe sempet heboh bercerita ttg anak dari bandung, malah ada yg blg ada ank pejabat lah,bla2. Setelah masuk dan melihat, cuma bisa bergumam dalam hati: "oh..ini orangnya?biasa aja, ga yg gmna2", cuma emg pembawaannya yang kalem cukup bikin saya sedikit tergugah,tapi sumpah pada waktu itu ga ada rasa sama sekali. Dalam kurun waktu 1 cawu setelah saling kenal di kelas, akhirnya kita mulai jadi temen deket, berawal dari suka iseng & curhat2, akhirnya malah jadian, terpisah ditahun kedua karena kembali ikut bapaknya bertugas di kota lain dan ga disangka2 bisa bertahan sampe 10 tahun lamanya. Kuncinya adalah komunikasi dan kepercayaan. Walopun godaan diluar begitu banyak, namun akhirnya cinta juga yang menyatukan kami (week...geleuh banget ih kata2nya..heheheh).
Selama menjalani masa pacaran, ada kalanya ribut disanasini, padahal untuk hal yang kecil,cuma beruntungnya saya punya pacar yang sabar & ngemong,walopun terkadang di saat saya butuh dia ga siaga 24 jam (heheh..udah kaya iklan aja ya). Walopun terkadang suka dibikin nangis sama kelakuannya yang ngeselin, but he's still my man & i do love him.


Senangnya lagi, saya dapat diterima dengan baik dikeluarga cami, alhamdulillah bakal punya calon mamer yang super pengomong (kebalikan banget sama saya) tapi baek banget, punya calon pamer yang mudah2an bisa jadi sosok papa yang baek, maklum saya cuma merasakan kasih sayang dari alm papa hanya sampai sekolah tk saja. Calon kk ipar (mb susi,teh yeni,k andri & k gogo) yang baek & calon ponakan yang lucu2, farel & farah.

Semoga saya dapat terus diterima dengan baik oleh keluarga besar cami, tetap disayang, dan yang terpenting hubungan baik yang ada sekarang akan terjalin terus selamanya tanpa dihantui rasa takut akan kejadian2 buruk yang pernah dialami oleh orang-orang di sekitar saya dalam menjalani bahtera rumah tangga.
Amin ya rabb..
Share:

Sunday, January 1, 2012

My 25'th bday

Happy New Year to You All
&
Happy bday to me..happy bday to me..happy bday..happy bday..happy bday to me...

Alhamdulillah ya Alloh, hari ini saya genap berusia 25 tahun.
Alhamdulillah masih dikasih nikmat kesehatan untuk bisa merasakan usia 25 tahun..
Terima kasih tuhan sudah memberikan saya banyak pelajaran dan pengalaman hidup yang berharga.
Banyak hal-hal yang manis, asem, asin (permen nano2 kali#*&%*$) yang sudah saya lewati selama waktu berjalan. Waktu tersebut emang belum seberapa dibandingkan umur  nenek saya yang sudah menginjak angka 80 tahun atau opa yang sudah berusia 86 tahun.
Bertambahnya angka bukan berarti umur saya bertambah pula, namun kesempatan untuk merasakan hidup di dunia juga semakin berkurang. Walaupun sebenarnya nih ya, menurut salah satu ustadzah yang pernah ngasih ceramah, kalau umur itu dilihat dari hitungan amal kebaikan yang dilakukan selama hidup di dunia (serem ya?kan kita ga tiap hari ngelakuin amal baik, itu juga dalam sehari belum tentu amalnya baik2 semua, oh no...ampuni saya tuhan..)

Harapan saya di tahun 2012 dan juga di ultah saya yang ke 25 adalah saya dapat menjadi pribadi yang lebih kuat lagi, yang bisa lebih sabar dan ikhlas menjalani hidup (hardest part in my life, i've tried it, but i do always failed), bisa panjang umur, sehat, berkarir terus dan menghasilkan banyak uang guna menunjang dana travelling (heheh), sukses, bisa cepet naek haji sama mama, dan semua yang terbaik yang selalu saya panjatkan dalam doa.

Pastinya, tahun ini akan menjadi tahun yang tidak terlupakan bagi saya. Tahun dimana akhirnya prediksi pernikahan yang selama ini saya catat baik-baik di otak will be coming true. Tahun dimana saya akan berganti status dari single menjadi *****. Tahun dimana mama harus melepas kedua putrinya hidup berumah tangga (mama pasti ngerasa sepi & sendiri, hiks).
Terima kasih untuk mama, nia, dan keluarga besar yang selalu mendukung dan memberikan perhatian serta kasih sayang. Terima kasih untuk teman-teman yang selalu memberikan cerita dan warna tersendiri dalam hidup saya.

Last but not least, seseorang disana yang selalu setia menemani dalam suka dan duka.
Ini adalah ulang tahun di tahun terindah, tidak hanya untuk saya tetapi juga kamu, cumiw.
Doa saya semoga kita diberikan kelancaran dan kemudahan menjalani proses persiapan pernikahan, rumah tangga dan kehidupan kedepannya. Amin.

Sekali lagi terima kasih untuk semua, semoga doa yang dipanjatkan untuk saya di hari ni kembali juga menjadi doa untuk kalian semua.

Love u,
Tika
Share:

Tuesday, December 20, 2011

My lovely sista's wedding

Happy wedding to you my beauty sister...

Tepat tanggal 10 desember 2011 dilangsungkan akad nikah adik saya satu-satunya Kurnia Dwi Jeanita (yang akrab disapa Nia) dan Muhammad Iqbal Huseini. Meski terpaut usia sekitar 5tahun, namun keduanya telah siap untuk menjalani kehidupan baru sebagai sepasang suami istri.

Awalnya saya merasa lucu dan sempat berpikir "nia kan masih kecil (umurnya masih 21)..." apalagi ga ngebayangin kalo si bungsu ini hamil & ngurus anak, sedangkan saya aja belom merit. hehehe..Ga cuma itu, rasa sedih pun muncul, sewaktu mengenang masa-masa bodoh, lucu, senang pas kita berdua. Ada hal yang terasa hilang, ternyata mama juga merasakan hal yang sama. Biasanya sebelum tidur, kita suka saling panggil dari kamar masing-masing, kali ini tentunya akan berbeda, nia cuma pulang kerumah pas weekend. Biasanya kalau berangkat kerja ke lapangan, dia siap sedia mengantarkan saya meski dalam keadaan ngantuk. Rumah jadi sepi... :( Apalagi mendengar curhatan mama, yang kesepian, karena dalam hitungan bulan saya akan segera menikah & ikut suami ke ibu kota. Love you mom..

Alhamdulillah pelaksanaan akad & syukuran di Masjid Baitul Atiq, Kambang Iwak Palembang berjalan lancar meskipun diguyur hujan (kalo kata koko siunx2, bawa berkah, amien).

Bersama opa & sodara2 alm. papa

Prosesi pelangkahan sebelum akad

U look so beauty sist...

Acara adat suap-suapan

Happy wedding sist..
semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah..
amien..

we always love you,,,
Share:

Friday, December 2, 2011

Transit Hotel Cengkareng

HTH (Huswah Transit Hotel)

Bicara soal transit, pasti sebagian dari kalian sudah pernah mengalaminya. Entah transit untuk rute domestik maupun internasional. Waktu transit sendiri memiliki banyak jam yang tidak tentu. Biasanya waktu transit yang ideal dari satu flight ke flight lainnya +/- 3 jam, namun ada juga waktu transit yang bisa lebih dari 5 jam bahkan ada beberapa yang tidak membeli direct flight harus menunggu keesokan harinya untuk melanjutkan penerbangan ke tempat yang dituju.

Pengalaman transit pertama saya adalah saat perjalanan liburan ke Korea, pertengahan november 2011. Untuk tujuan Jakarta - Seoul, harus transit di LCCT (Kuala Lumpur). Dikarenakan saya berdomisili di Palembang, dan jadwal keberangkatan pesawat dari Palembang tidak match dengan jadwal tour, maka saya memutuskan untuk berangkat ke Seoul dari Jakarta pada malam harinya.

Keputusan untuk menginap di hotel transit  tidak terpikirkan sebelumnya oleh saya, namun dengan beberapa pertimbangan akhirnya "terpaksa" saya menginap juga. Hotel transit yang saya gunakan untuk tidur +/- 4 jam adalah Huswah Transit Hotel yang letaknya di Rawa Bokor, sekitar 15 menit dari Bandara Soetta. Awalnya pilihan untuk transit hotel bukan pada Huswah, tetapi pada hotel Permata / Ellia yang sudah saya ketahui dari pengalaman beberapa blogger yang pernah menginap disana dengan review yang bagus. Namun dikarenakan kedua hotel tersebut tidak bisa dihubungi, dan takut tidak mendapatkan penginapan untuk transit, akhirnya  saya memilih Huswah yang ada di web Agoda untuk pemesanan online seharga Rp. 216.000 / malam. Dari gambar yang ada ya lumayan juga hotel ini, pada saat masuk ke lobby & receptionist masih ok, tapi pas naik ke lantai 2...i think u can imagine it..u will feel what i feel :(

Ini review saya tentang hotel ini:
Lokasi
Letaknya sangat dekat dengan bandara, didaerah Rawa Bokor Tangerang dengan jarak tempuh sekitar 15menit dari Bandara Soetta. Naik taksi dari bandara menuju hotel ini seharga Rp. 27.000 (Rp. 10.500 untuk charge awal, selebihnya ya dari argo). Dideket hotel ada alfamart yang buka 24 jam.

Contact
Sangat sulit dihubungi,walaupun udah tertera jelas nomor yang bisa dihubungi di plank depan hotel / lewat mbah google. Satu-satunya cara yang dilakukan untuk pemesanan bisa ke web Agoda dan booking seharga Rp. 216.000/kamar/malam (twin,tv,kamar mandi dalam,ac,lemari,kursi dan meja rias) - no breakfast, roundtrip airport transfer tidak berlaku, hanya untuk pengantaran saja tidak untuk penjemputan.

Tempat & Ruangan
Lobby & meja resepsionisnya cukup bagus, walopun terlihat ini salah satu hotel transit yang cukup tua.
Suasana di sekitar ruangan lobby pada waktu malam & subuh agak sedikit gelap, begitu juga dengan jalan menuju ke lantai atas. Dinding bangunannya pun sudah terlihat sedikit kusam dan terkesan suram.
Namun sedikit berbeda ketika masuk ke dalam kamar. Cat dinding kamar masih ok, kasur dan bantalnya juga masih empuk, ac nya juga dingin, sayang ga ada hot shower, tv nya 14 inch tanpa remote yah lumayan lah dari pada ga ada tontonan di malam hari dan harus pencet2 manual cari siaran yang bagus, ruangannya cukup bersih, air di wastafel/shower/toiletnya juga bersih (ini yang penting).

Petugas
Dominan petugas disini laki-laki, mulai dari resepsionis, ob, dan driver. Sayangnya resepsionis disini tidak stand by 24 jam, sewaktu check out meja resepsionis kosong, hanya ada ob yang bertugas membersihkan ruangan. Sistem check out nya juga lucu, kunci cukup digantung didepan pintu kamar.

Foto




Yah kalo diitung-itung, review untuk hotel ini sekitar 5 deh, menangnya di lokasi yang deket & mobil gratis yang nganterin ke bandara. Selebihnya ga ada tuh, malah ga pengen ngulang lagi disini, kapok.
(Tapi buat yang kepepet mah asal ok2 aja ga masalah, dari pada tidur dibandara / ngembel dijalan..heheh)
Satu informasi lagi yang saya dapet dari supir taksi yang mengantar saya ke hotel ini, masih ada beberapa hotel transit lainnya yang dekat dengan bandara dengan harga yang murah, salah satunya amaris hotel (Kaya yang dibilang bu Inge). Menurut pak Supir, walaupun tanpa pemesanan via web / telpon setiap harinya pasti ada kamar yang tersedia di hotel-hotel transit, jadi ga perlu khawatir.
Share:

Monday, November 28, 2011

Sejuta cerita di Seoul

Bisa dibilang, mungkin saya orang tercepat yang langsung nge blog after holiday..hehe..soalnya udah ga sabar berbagi cerita dengan teman2 yang laen.
Selama perjalanan liburan saya di Seoul, banyak cerita lucu, menarik dan hal-hal aneh yang ditemui. Kalo kalian kesana juga pasti kalian akan mengalami hal yang sama seperti saya dan teman2 trip Claudia.

Apa aja sih yang aneh, lucu, unik dan menarik disana?? Check it out..
  1. Keamanan. Mungkin salah satu faktor tingkat kesejahteraan masyarakat Seoul yang sudah merata kali ya sehingga tidak ada masyarakat sana yang melakukan tindakan kriminal yang sangat parah seperti di Indo. Bukti nyata selama kita di Seoul, walopun kita hampir tiap hari pulang telat sekitar jam 1-2 pagi, jalanan disana aman-aman saja, masih banyak toko2 dan tempat2 yang buka 24 jam, ada juga orang yang masih beraktifitas tengah malam disepanjang jalan yang kita lewati. ga ada tuh cerita orang mabok / anak jalanan yang ngegangguin. Udah gitu pager tempat penginapan kita malah ga dikunci / digembok sama sekali, padahal pintu ruang bawah receptionist & kamar dormitory ga terkunci. Di receptionist bawah pun ada 2 komputer lengkap sebagai fasilitas bagi turis yang menginap, dapur dengan peralatan lengkap mulai dari kompor, kulkas,microwave,dll. Ga cuma itu aja, pengalaman waktu kita makan di kfc, cewe korea yang sedang memesan makanan dengan santainya meninggalkan tas, dompet & hape nya di atas meja, padahal di sana lagi rame2nya orang. Coba kalo di ***** udah lenyap dalam htgn detik.
  2. Keindahan alam & Kebersihan. Intinya ga ada tempat yang ga bagus untuk jadi latar belakang foto, mulai dari pemandangan alamnya yang subhanallah sangat-sangat bagus, gedung2 pencakar langit dan lingkungan sekitar yang menggiurkan diri untuk menjadi narsis. Sungguh negara & kota yang indah & bersih. Sepertinya pemerintah South Korea benar-benar mendukung kegiatan tourism yang ada di Seoul, mereka tetap mempertahankan beberapa rumah-rumah lama khas korea peninggalan bersejarah di tengah gedung pencakar langit yang tinggi untuk dapat dinikmati tidak hanya oleh masyarakat Seoul tetapi juga seluruh turis mancanegara.
  3. Makanan dan Minuman. Jenis makanan berat / ringan disini banyak macamnya, namun tetap saja karena lidah saya sudah terbiasa dengan rempah2 masakan Indonesia, jadi apapun yang dimakan masih berasa kurang pas nikmatnya. Karena kita menghindari makanan yang mengandung babi, jadi selama tour yang dikasih adalah ayam & sea food. Mulai dari bulgogi, chicken galbi, toppokki, bibimbap, kimbap, dan makanan2 lain yang lupa namanya dengan kuah berwarna merah ga terlalu pedas (cuma rasa bawang putih & daun bawanya aja yang kuat). Di setiap tempat yang kita kunjungi pasti menyediakan acar lobak/kecambah dan kimchi sebagai pelengkap makanan. Rasanya?asem & buat yang ga suka bawang pasti bakalan muntah. Makanan yang dijual di resto daerah Itaewon pun demikian, walopun rasanya agak ke timur tengah tapi tetep aja hambar. Mungkin karena ga pake penyedap rasa kali ya, hehehe.Minuman gratis yang disediakan adalah air putih. Dikarenakan kondisi cuaca memasuki winter, air putihnya jadi dingin (ya kaya baru dikeluarin dari kulkas gitu). Tapi di tiap tempat disediakan hot water kok, tinggal minta aja ke ahjumma yang jaga. Setiap kali botol minum abis, ahjummanya langsung merespon dengan cepat & mengganti dengan botol minum baru berisi air penuh.
  4. Gaya hidup & Kebiasaan. Banyak hal yang membuat saya kagum sekaligus keheranan dengan apa yang masyarakat Seoul lakukan. Salah satunya adalah kebersihan, selesai makan di kfc, masyarakat sana langsung mengangkat sampah kertas / plastik pembungkus / paper glass dan membuangnya ke tempat sampah yang sudah disediakan. Udah gitu, kebiasaan masyarakat sana melahap makanan dengan cepat, bahkan dalam kondisi yang panas sekalipun, klo kita mah kudu ditiup2 dulu yak? Masyarakat disana juga terbiasa berjalan kaki dengan langkah yang cepat, biasanya pas weekend semua pada jalan-jalan, jadi jangan heran kalo udah hari sabtu pasar & jalan begitu ramai, sebagian mereka juga (yang udah tuir2, ahjussi/ahjumma) menghabiskan waktu mereka dg trekking di gunung. Hebat euy, wajar aja fisiknya masih kuat walopun udah berumur. Tapi anehnya ya, muka orang sana kebanyakan terlihat lebih tua ketimbang umurnya, ntah kenapa. Masyarakat disana juga ramah-ramah kok, jadi berasa di negeri sendiri walopun terkadang harus berkomunikasi dengan bahasa isyarat, heheh. Selanjutnya adalah anak-anak. kenapa sama anak2? sepertinya anak-anak di Seoul mulai dari tk sudah diajarkan untuk mengenal sejarah, mereka pun dibiasakan diajak bermain & belajar dengan mengunjungi museum dan bangunan bersejarah lainnya di Seoul. Mereka dilatih untuk berjalan jauh mengitari bangunan bersejarah. Wajar aja kalo banyak orang2 dewasa di Seoul yang ga cape / pegel & hobi banget trekking, karena dari kecilnya udah dididik demikian.
  5. Kemesraan. Disini ga ada tuh istilahnya malu-malu kalau lagi bermesraan di jalan, di escalator, di elevator, di lampu merah atau di setiap sudut tempat. Mungkin karena sudah masuk pengaruh barat kali ya, jadi masyarakat disini menganggap kalau berpelukan, berpegangan tangan, bahkan berciuman ditempat umum adalah hal yang biasa. Contoh nyatanya, pada waktu saya dan teman2 ke Dongdaemun untuk belanja, kita udah nemu 2 pasangan yang dengan santainya kissing2 ditengah jalan, ampe bunyi pula (wakakak...kita cuma bisa saling ngelongo kaya orang bego, beda banget sama drama2 korea yang sopan abis & tidak mengumbar kemesraan yang berlebih,heheh). Udah gitu di mall pun juga sama, di eskalator sempet2nya ya didepan orang rame, terutama tepat di depan saya posisinya, geleuh2 dah ngeliatnya, kalau di Indo mah udah digebukin orang sekampung kali yak?heheh. Tapi ya apapun itu bentuknya, tiap orang punya hak kok untuk bermesraan, asal dalam batas yang wajar & tidak merugikan orang laen :), bicara soal mesra, ternyata cewe2 korea kayanya punya tingkat kecemburuan yang cukup tinggi, gimana bisa??kebukti pas kita naek subway, eh ada cowo yang ngeliatin kan..trus lgsg disikut aja ama cewenya, trus ga ngebolehin cowonya duduk disebelah kita..lucu kali ya, kejadian yang kita liat ga cuma itu, pas di mall waktu nawar belanjaan sambil ngerayu si oppa, eh diliatlah ama si cewe langsung dg tampang serem dy bilang : ande oppa!!trus kita diusir pergi sama tuh cewe, go!!.ngabur dah kita..
  6. Fashion. Wah ini yang paling penting & pastinya banyak yang pengen baca, kenapa? gimana ga, sekarang Seoul udah jadi fashion trendsetter dunia, beti ama jepang dan mungkin bisa ngalahin Paris yang terkenal akan fashion style nya. Cuma bisa bilang : Kerennnnnn. Selama di Seoul ga nemu orang Cupu, sekalipun tampangnya ga oplas & asli korea tapi gaya pakaiannya tu loh..keren banget, jadi ketutup deh muka jelek tuh orang. Ga cuma itu, anak-anak kecil disini pun udah terlihat modis dalam berpakaian, mungkin juga efek dari emaknya yang udah dari sejak lahir dibikin modis ama ibu,nenek,nenek buyut, dan nenek moyang sebelum2nya. Sampe mikir sendiri, kok bisa ya ni orang pada keren begitu?? Mupeng banget dah. Di Seoul juga banyak beberapa pasangan yang pake kaos pasangan yang lucu2, yah kalo ini sih di Indo juga udah mulai banyak kali ya. Trus oppa2 ganteng disini biasanya ga cuma pake tas model ransel aja tapi juga tas tangan / tas jinjing kaya di drama2 korea itu loh, ada beberapa dari mereka yang dengan santainya malah ngebawain tas jinjing punya sang pacar. Karena sedang memasuki winter, pakaian yang dijual rata-rata berupa coat tebal, mantel bulu2, sweater, stocking tebal, syal, boots dan perlengkapan musim dingin lainnya. It means bahwa saya Gagal shopping baju, bis ga akan kepake di Indo :( Selanjutnya...Satu hal yang membuat saya bisa bilang : dress to killed, kenapa??kita yang udah pake baju berlapis2 dan udah rasa beku, eh disana cewe-cewe dg santainya pake rok pendek, stocking tipis, baju tangan panjang. Ga cuma itu, sepatunya juga rata-rata boots ber sol tinggi, herannya meskipun jalan sejauh2nya mereka ga berasa capek, kita yang pake flat boots aja udah ngeluh kesana kemari kecapean. Ya mungkin karena mereka memang sudah terbiasa dengan 4 musim berbeda di Seoul & aktivitas disana.
  7. Transportasi. Disini banyak alat transportasi yang bisa digunakan untuk menjelajah Seoul, seperti taksi, bus, dan subway. Selama perjalanan di Seoul ada beberapa kali kita menggunakan taksi & subway. Soal harga cukup murah. Untuk subway harga tiket untuk single journey 1500won, udah termasuk deposit 500won yang bisa direfund di mesin terpisah (ga kaya di Mrt singapore dalam 1 mesin yang sama). Caranya?gampang banget, malah ada b.inggris jadi kita ga akan kesulitan. Bisa juga kalo ga mo repot beli Tmoney card seharga 2500won & harus diisi ulang saldonya. 22 nya ada plus minusnya. Kalau untuk yang ga lama di Seoul mending beli yang single journey aja. Di subway ga seketat aturan mrt spore, boleh minum,makan,foto,dll, walopun gitu tempatnya tetep bersih. Ngomong2 soal alat transportasi lainnya, harga taksi disini juga ada 2 waktu, pagi sampe malem dipasang argo normal, tapi kalo udah jam 12 malam ke atas bisa 2x lipat, bahkan ga berargo. Tapi pengalaman kita selama disana ga kedua2nya, walopun udah pulang jam 1 malem dari dongdaemun harganya cuma beda 1000won karena jaraknya yang memutar. Soal kecepatan??jangan ditanya, ngebut pisan bikin serasa kaya lagi di rally. hehe..Sebagian dari supir taksi disana ada yang pernah bekerja di Indo & bisa sedikit berbahasa Melayu. Cara naik taksi di sana, pertama kita tunjukkan alamat tujuan dalam huruf hangeul, setelah dia bilang ok & bisa, baru kita naik ke taksinya, jangan masuk dulu baru bertanya.
Sebenernya masih banyak lagi hal menarik yang saya jumpai di Seoul, rasanya ingin lebih lama disana & membagikan cerita yang lebih banyak, namun apa daya karena kondisi waktu & keuangan yang tidak memungkinkan, heheh, akhirnya harus kembali ke tanah air, tapi saya akan selalu bermimpi & berusaha mewujudkan mimpi saya untuk dapat menikmati keindahan Seoul dalam 4 musim yang berbeda. Amien.
Share: