Tuesday, April 3, 2018
Tuesday, January 16, 2018
Tara & Dermatitis Atopik
Saturday, May 20, 2017
Tara juga pernah makan obat kok!!
- Biasanya tara lebih banyak dikasih cairan berupa minuman dari jus atau buah-buahan yang mengandung vitamin c untuk daya tahan tubuh.
- Kalo masih asi sih ditambahin juga banyakin minum asi karena buat mamay, asi itu adalah obat yang ga ternilai harganya.
- Ritual meeting sama matahari alias jemur-jemur syantik di bagian punggung lebih kurang 15-20 menit.
- Mandi hanya 1 hari sekali di pagi hari, untuk sore hari biasanya cuma dilap dengan air hangat, lalu setelah dilap, tara di massage lembut sama mamay dengan minyak bawang
- Batuk: Mercotin, Ephexol
- Pilek: Alco
- Demam: Sanmol
- Perut kembung dan banyak gas: Ranivel Syrup (Perut kembung) dan Probiokids (suplemen makanan untuk pencernaan)
- Pengencer dahak (batuk): Vectrine
- Infeksi kelenjar limfa: Sporetik (antibiotik T_T)
- Anti virus: Isopranol
- Nebu: Pulmicort & Combivent UDV
Pertumbuhan dan Perkembangan Tara di tahun kedua - ketiga
Wednesday, October 26, 2016
Cerita Toilet Training Tara - Success
Thursday, March 17, 2016
wwl taranesia - success
wwl adalah singkatan dari weaning with love, yang lebih kurang diartikan menyapih dengan cinta.
alhamdulillah tara bisa mendapatkan asi full sampai dengan umur 2 tahun tanpa tambahan susu formula, uht atau sejenisnya. terima kasih ya allah sudah mencukupkan asi untuk tara. bersyukur selama perjalanan 2 tahun ini, tidak ada kendala berarti dalam menyusui, hanya pada saat awal minggu pertama saja mengalami lecet tetapi tidak berlangsung lama. momen breastfeeding ini akan selamanya dikenang, momen terbaik sepanjang hidup, bisa berada sangat dekat dengan anak kicik tidak hanya secara fisik melainkan emosional.
menjelang wwl di usia tara 23 bulan, justru emaknya yang sensitif bin mewek, dikit-dikit nangis, dikit-dikit marah, ada rasa ketidakinginan melepas masa breastfeeding, salah satunya adalah takut jadi ga deket lagi sama anak kicik. kebalikannya adalah frekuensi anak kicik minta mimik mulai berkurang, biasanya mimik pada saat bangun tidur, menjelang tidur, selesai makan dan sesuka hatinya, malah hampir ga pernah minta lagi, jadi cuma dikasih mimik menjelang tidur pagi, siang dan malam. di usia 23 bulan mulai dikenalkan pada susu uht dan pasteurisasi namun tidak diberikan setiap hari dan jumlah pemberiannya dibatasi sekitar 50-100ml saja. alhamdulillah anaknya tidak menolak.
kalo kata orang biasanya untuk menyapih dengan bantuan lipstik, brotowali, odol dan masih banyak lagi, alhamdulillah hal tersebut sama sekali ga kepake di tara, karena saya percaya sesuatu yang diawali dengan niat baik dan tulus, tidak harus berakhir dengan kebohongan atau sesuatu hal lainnya yang dapat membuat anak menangis secara emosional dan berakhir pada ketidaktegaan ibu yang membuat wwl menjadi gagal. namanya juga menyapih dengan cinta ya berarti kan harus penuh kasih dan pengertian.
komunikasi, that's the point. alhamdulillah percaya ga percaya, walopun masih ada sebagian orang yang berpikir kalo anak kecil belom ngerti apa-apa, tetapi it works on us!!!! sedari umur tara 18 bulan setiap malam saat kelon bobo sambil breastfeeding, anaknya selalu dikasih tau kalo nanti pas 2 tahun udah ga mimik susu mama lagi, mimik susu mama udah abis, kalo tara pengen mimik susu, mimiknya di gelas ya. dan komunikasi berulang tersebut seperti terekam dengan baik di otak anak kicik. tiap malem kalo dikasih tau hal yang sama dia bisa jawab dengan kata "abis" dan "gelas". tepat di usianya 2 tahun 1 hari saat wwl dimulai, pagi-sore hari berjalan lancar, disaat anaknya mulai minta mimik, langsung dibilang: tara lupa ya, kan udah 2 tahun mimik mama udah abis", anaknya ga merengek atau menangis, langsung minta susu uht. begitu malem mau tidur juga sama udah pegang baju emaknya untuk mimik, langsung dibilang lagi hal yang sama, dan anaknya ngerti. bener-bener bersyukur banget, cuma memang bobonya masih mau dikelon, dipeluk, dielus kepalanya sambil dibacain shalawat. alhamdulillah lagi ga butuh waktu lama anaknya langsung bobo. kekhawatiran anak kicik ga bisa bobo cepet tanpa kelon mimik akhirnya hilang sudah, semuanya berjalan dengan lancar, di hari kedua dan sampai sekarang udah ga pernah minta mimik lagi, tara udah tau kalo pengen minum susu dia bilang sendiri: "may susu", langsung deh dikasih pasteurisasi atau uht (ul*** mimi plain, karena tanpa banyak tambahan bahan).
yang jadi peer selanjutnya adalah toilet training pee. semoga bisa berhasil sebelum 3 tahun. amin. doakan yaaaa!!!!
Wednesday, January 27, 2016
tara's food summary 2015-2016
well, let me write some of tara's menu from 2015 - 2016.
fave fruits:
buah yang dimakan utuh atau dipotong:
pisang, mangga, jeruk, stroberi.
buah yang di jus / blender / cincang kasar:
buah naga, pepaya, kiwi, apel, pir, jeruk,
-->note: buah naga paling cocok untuk ngatasin sembelit tara.
fave drinks:
- asi mama tara is the best, wherever, whenever.
- yoghurt, biasanya pake merk yummy (teksturnya pas ga terlalu encer / kental).
- susu pasteurisasi rasa stroberi, biasanya merk diamond atau greenfields ( dikasih pas umur 22 bulan, pengenalan atau icip aja menuju wwl, maks 50ml-100ml, ga dikasih tiap hari.
fave snacks:
- puding susu stroberi / coklat, biasanya beli merk milna trus dimasak kaya bikin puding biasa. tara kurang suka puding nutrijell / swallow.
- roti tawar isi selai coklat, biasanya pake ceres.
fave food:
- sup telur brokoli wortel
MENU BREAKFAST TARA:
biasanya diselangseling setiap hari tapi kalo lagi males masak atau kesiangan menunya pasti oatmeal mix buah, hehehe. kalo sarapan biasanya jarang makan yang berat. tara sarapan sekitar jam 07.30. ini menunya:
- oatmeal + banana / buah naga / mangga / pepaya / apel. no added sugar. sesekali dicampur fresh milk sedikit.
- bread pudding yang sebenernya ga ada unsur jelly / pudding nya sama sekali. heheh. isinya roti tawar suwir, apel parut, keju parut, kismis, fresh milk.
- misoa goreng / misoa kuah.
- nasi goreng.
- krim sup makaroni ayam keju / krim sup kentang brokoli wortel ayam.
- telur rebus + steam brokoli wortel + mashed potato.
- sesekali kalo nenda masak nasi uduk/ bubur ikut makan menu rumah juga.
MENU LUNCH & DINNER:
karena emaknya tara agak sedikit males double masak dan alhamdulillah anaknya juga ga nolak walopun dikasih menu yang sama pas lunch & dinner, biasanya lunch jam 12.30 dan dinner jam 17.00. teteup ya no msg, cuma bumbu dasar plus garam dan itupun porsinya masih dibatasi ga sama dengan makanan dewasa yang agak asin atau pas asinnya. yang pasti wajib ada sayuran. menunya:
- sup telur brokoli wortel.
- sup tofu ceker
- pindang ikan tuna / belut.
- nasi tim wortel brokoli/pakchoy plus ayam/daging/ikan/udang (cincang) ala rice cooker.
- sup ikan dori / salmon.
- semur telur kentang.
- tumis toge wortel tahu telur
- telor bayam orak arik
- sesekali kalo nenda bikin nasi tim beneran / opor mau ikut makan juga. yang penting mah nasinya ga keras.
oh ya untuk jadwal pemberian cemilan tara biasanya jam 10.00 dan jam 15.00. seringnya cemilan tara berupa buah / jus, puding dan roti sesekali aja dalam 1 minggu. Kalo untuk mimik asi ga berjadwal semau anaknya aja.
Dari beberapa menu diatas, yang paling super duper favorit tara ( dalam artian anaknya mau makan sendiri, malah mangap sendiri atau minta sendiri dan tanpa perlu ada drama rayuan pulau kelapa atau makan ramean ikut-ikutan sepupunya yang laen) adalah:
breakfast : misoa goreng
lunch & dinner : sup tofu / sup telur brokoli
snack : puding
fruit: mangga, jus jeruk
drink: asi, susu pasteurisasi
***resep mpasi nya menyusul ya kalo pas lagi senggang :)
Wednesday, March 18, 2015
Tahun pertama menuju dua
udah lama banget ga update perkembangan & pertumbuhan tara ya,,, well,, berhubung tar lagi anaknya udah mau 2 tahun, ini rangkuman singkatnya ( untuk dikenang selalu,, hiks,, amazing 1 year since u are a toddler)
12 bulan:
berat badan 8,7kg. panjang badan 77cm.
udah lancar naek tangga berpegangan, turun dari kasur tinggi, bisa nyanyi, ngelap meja pake tissue, udah bisa jalan dengan dipegang satu tangan tapi masih takut-takut. udah bisa bilang "udah" "papa" "mama" "lampu" "bobo" tapi masih belum jelas artikulasinya. kalo liat hp langsung bilang halo papa. pertengahan maret kena pilek lagi dan rewel.
13 bulan:
bisa jalan beberapa langkah tapi masih jatuh2.
14 bulan:
jalan lancar, mulai bisa marah kalo barang yang dipengen ga dikasih, makin pinter ngomongnya mulai jelas, tumbuh gigi ke 8 di bawah, tidur masih bangun 2-3 kali tiap malem.
15 bulan
vaksin campak lanjutan, berat badan 9,3kg. tambah gigi ke 9 dan 10 diatas samping taring, kena virus roselia yang tampilannya sepintas mirip campak. bercak kemerahan ini muncul setelah demam anak turun. udah mulai bisa meniru yang dilakuin sama orang.
16 bulan
tambah gigi ke 11,12 dan 13, gigi geraham bawah kiri dan taring. makin aktif, gampang bersosialisasi.
17 bulan
berat badan 9,5kg. kosa kata makin bertambah, ngomongnya juga mulai lancar, makannya agak ngadat di bulan ini, pengenalan hewan dan anggota tubuh sudah mengerti gambar dan namanya masing-masing, makin pinter niruin. udah bisa poop kekmar mandi, kalo mau poop dia bilang "ma eek", tinggal toilet training untuk pee nya aja yang belom berhasil. semangat!!
18 bulan - 19 bulan
berat badan 10kg, panjang badan 84cm.
start toilet training untuk pee nya, suka joget kalo denger musik, gampang nangis kalo dimarahin dikit, mimiknya makin banyak, udah mulai bisa ngomong 2-3 kata. rangkaian kata2 nya yang akan selalu diinget adalah pas dy blg: "nya mama ni" pas liat papanya lagi makan mie punya mamanya. atau " ga mau asem" pas disuapin yoghurt sama papanya dan dia bilang ga mau, trus ditanya kenapa ga mau ya dijawab begitu.
20 bulan
tambah gigi ke 15 dan 16 taring bawah. udah ga bangun malem lagi, bobonya full sampe pagi, makin ngerti kalo diajakin ngomong. dari umur 18 bulan pas kelon selalu diajakin ngomong kalo 2tahun nanti ga mimik lagi ya, mimiknya abis jadi nanti mimiknya ganti digelas, tara langsung ngerti kalo tiap diajakin ngobrol itu dia sllu jawab" abis". sesekali udah bisa bilang pipis, tapi dari 100% 50 nya ga bilang, 20 nya bilang saat pipis, 20 nya bilang setelah pipis dan 10 nya bilang sebelom pipis. ahhh butuh workhard dan kesabaran banget, mudah2an 2 tahun nanti udh lulus ya nak, mengingat toilet training untuk poop aja dimulai dari 9 bulan dan baru berhasil di 17 bulan. bisa bedain panas dingin dan menyebutkannya, mengenal anggota keluarga, udah bisa pake baju sendiri tapi baru masukin kepalanya doank, hehehe, ga papa ya nak belajar terus, mulai dikasih icip susu pasteurisasi untuk tahap wwl nya biar ga kaget dengan rasa susu selain asi, lagi seneng susun bantal, makanan favoritnya mie (no instant ya selalu masak sendiri bumbunya tumisan bawang aja biasanya pake misoa).
21 bulan:
berat badan 11 kg, udah bisa turun tangga berpegangan, makan mulai ngadat di minggu kedua, dikit2 ngambek.
22 bulan:
berat badan 12kg, sejauh ini makan buah utuh / potong: mangga, jeruk, pisang, duku, puding selebihnya harus diblender/cincang: buah naga, apel, pir, pepaya, melon, semangka. makan besarnya kembali normal. yang mau makan atas permintaan sendiri adalah brokoli, mangga, jeruk dan puding, anaknya doyan, kalo diluar itu biasanya ada kata pengantar dulu biar mau makan, ntah diceritain / dinyanyiin atau sambil diajak main. sikat gigi bagian bawah da bisa sendiri, masih belajar muter arah sikat gigi atas. belom tertarik belajar mengenal angka / huruf tapi dah bisa bedain mana angka mana huruf mana hijaiyah. lagu kesukaannya kring kring ada sepeda. takut sama api, diajarin tiup lilin atau main kembang api malah nangis cuma berani dari jauh aja.
23 bulan:
akhirnya di umur ini, tara udah mau makan pepaya & buah naga potong. yayaya meskipun awalnya takut anaknya cuma mau hasil blender atau cincang, takut ga terbiasa tapi terjawab sudah, kalo emang udah waktunya ya akan mau dengan sendirinya. di umur ini juga frekuensi tara minta mimik mulai berkurang, biasanya abis mandi, abis makan, atau bangun tidur masih mnta mimik, sekarang hampir ga pernah kadang ditawarin juga anaknya bilang ga mau. mimiknya pas mau kelon tidur aja. alhamdulillah first step of wwl lancar, semoga di 2 tahun nanti bisa selesai wwl nya, amin. untuk toilet training pee nya udah mulai mau lagi tiap pagi bangun tidur sebelom makan pipis dulu, selebihnya kalo siang dipakein training pants anaknya kadang bilang pipis saat pipis atau udah pipis, dari 1-10 cuma 1-2 kali yang bilang sebelom pipis. masih terus dilatih tiap jam diajakin pipis ke kamar mandi. anaknya makin aktif, udah bisa buka pintu kamar sendiri dengan kursi kecilnya atau jinjit. peer di 2 tahun juga gimana caranya bobo sendiri dengan cepet tanpa kelon, mengingat selama ini bobonya selalu dikelon.
akan selalu menanti kejutan2 amazing dari anak kicik... mama loves you taranesia :)
Tuesday, February 3, 2015
Happy 1st bday my lil baby
Happy bday tara, happy bday happy bday happy bday taraaa...
Alhamdulillah masih dikasih nikmat sehat sama allah, masih bisa merawat dan melihat tumbuh kembang tara dari bulan ke bulan sampai hari ini menginjak usianya yang pertama.
Masih seperti mimpi, time goes so fast, perasaan baru kemaren bawa gembolan (hamil maksudnya), nungguin hari-hari lahiran dengan harapan bisa normal tapi apa daya harus berakhir secar, nyusuin di 2 minggu pertama dengan kondisi nahan sakitnya luka bekas secar diperut bawah, punggung yang super pegel (efek suntik bius pas operasi kali ya), posisi menyusui yang belom terbiasa, dan masih banyak lagi pengalaman breastfeeding lainnya, kalo diceritain semua bisa ber episode-episode, hehehe, tapi semuanya terbayarkan dengan melihat wajah polos tara dan tingkahnya yang lucu.
Tahun pertama adalah tahun yang cukup berat sebagai ibu baru, maklum belum ada pengalaman sama sekali, kalopun tau tentang beberapa hal ya dari cerita orang aja. Rasa dagdigdug, stress juga kadang muncul, takut kenapa-kenapa sama anak, dan lainnya. Semisal aja soal berat badan, kemampuan motorik, breastfeeding, mpasi dan masih banyak lagi. Kok anak temen udah bisa duduk sedangkan tara belom, kok bisa lebih berat padahal sama-sama asi, kok makannya susah, ya semua kekhawatiran itu muncul, apa ada yang salah. Padahal ketakutan itu sama sekali ga beralasan, setiap kali jumpa dokter untuk vaksin pun dan nanya bejibun semua jawabannya ok, ga ada masalah apa-apa. Alhamdulillah kemampuan yang didapat tara sesuai dengan umur dan waktunya, tidak terlambat ataupun terlalu cepat, that's why saya selalu percaya kalo god's timing is always perfect, selalu berdoa yang terbaik untuk tara.
Semoga mama selalu dikasih kesehatan biar bisa terus jaga tara ya nak, bisa merawat dan mendampingi tara selalu. Selamat ulang tahun yang pertama untuk little baby mama, semoga sehat, panjang umur, diberikan keberkahan, menjadi anak yang salehah, pintar, berbakti, membanggakan, dan seperti doa pada nama yang telah mama papa berikan untuk tara "sakia taranesia calluella" (memiliki kehidupan yang bahagia, bisa membahagiakan semua orang, menjadi anak yang cantik paras, hati, iman dan akhlak, bisa menjadi seseorang yang berguna dan membanggakan nusantara indonesia). Amin ya allah. Mendoakan semua yang terbaik untuk tara.
Mama papa sayang tara :*
Cepet bisa jalan ya nak, biar bisa jjs cantik sama mama papa
Bulan ke sebelas - tara
Berhubung bulan januari ga ada jadwal ke dokter, jadi belom tau pasti berat dan panjang badan tara berapa, kalo ngikutin itungan kenaekan selama beberapa bulan terakhir sekitar 300gr, berarti berat tara udah 9kg, amin, smga deh. Bulan ini cemas juga sama timbangannya tara, soalnya keliatan kurusan, apalagi gegara batpil 2 minggu bikin ga nafsu makan dan susah tidur. Semoga kontrol bulan depan semuanya normal, amin.
Dibulan kesebelas ini tara sering ngoceh2 sendiri bahasa planet yang ga jelas, eh tar dia ketawa sendiri trus teriak2 kegirangan. Makin gede makin ambekan, apa-apa kalo di ambil atau dilarang, pasti langsung teriak nangis. Setelah beberapa bulan doyan ama frozen, sekarang tara lagi demen sama kartun gazoon di rtv tiap pagi kalo bangun tidur, bisa duduk manis nonton itu. Sesekali bisa ngikutin, udh sering bilang gajah kalo pas liat ada si gajahnya keluar di tv. Kalo lagi makan, maunya ikut nyuapin juga, jadi disediain 1 sendok plastik dan 1 piring. Kalo lagi mood, mau makan sendiri walopun cuma 5 sendokan. Emang sih belom bisa ambil makanan sendiri dari piring, masih diambilin sambil dibantu nyuap ke mulutnya pake tangan tara.
Smga bisa cepet jalan ya nakkk... muah2..
Tuesday, January 6, 2015
Bulan kesepuluh - tara
Ga berasa udah 10 bulan aja, 2 bulan lagi udah 1 tahun my dearest lil baby. Awal bulan tara ngalamin demem selàma 3 hari, kalo bulan lalu cuma 1 hari ķareña mo tumbuh gigi bawah, bulan ini sepertinya ada 3 atau 4 ya gigi atas, mulai terlihat bengkak dan putih cuma blom nongol ke permukaan. Pertumbuhan gigi atas bisa dibilang cepet ketimbang gigi bawahnya yang udah 1 bulan masih segitu-gitu aja.
Sama seperti awal bulan lalu pas mo numbuh gigi, bulan ini juga di awal susah makan, 2 minggu pertama cuma abis setengah porsi, untungnya ngemilnya mau dan selalu abis. Baru mo banyak makan lagi eh ketuleran pilek dari sepupunya, jadilah makannya bermasalah, lama dañ ga abis, banyak keluar karena bersin. Tekstur mpasi tara udah ditingkatin lagi, yang tadinya untuk sayur masih diparut atau cincang, sekarang udah mulai dipotong kecil-kecil. Udah makan nasi lembut juga, untuk lauknya nyobain menu baru perkedel dan gehu. Alhamdulillah tara suka :)
Berat badan tara di bulan ke 10 adalah 8,7kg dan panjang 75cm. Bulan ini tara muncul lagi bruntusan merah di kaki dan pipinya. Bruntus merah ini seperti berulang dan hilang dengan sendirinya. Setelah diperiksa dokter mariza febri di rs santosa, tara didiagnosa dermatitis atopik. Kulit kering dan sensitif, sifatnya berulang, banyak faktor pemicunya, antara lain debu, serangga, atau tidak cocok dengan kandungan suatu produk. Penyakit ini ga berbahaya hanya mengganggu pemandangan aja, hehehe. Dokter nyaranin untuk ga pake karpet dikamar karena ditakutkan debu yang menumpuk dan tungau, sprei juga diganti maksimal 3hari sekali (huft, ternyata 1minggu sekali ganti sprei itu masih belom okeh juga ya). Tara dikasih sabun, lotion dan pelembab muka khusus. Untuk sabun dan lotion merk qv sedangkan muka merk ceradan. Mayan menguras kantong sih perawatannya bisa sekitar 500ribuan.
Tara mulai dilatih pup dikamar mandi, sebenernya udah dari awal umur 9 bulan, cuma terkadang kalo udah keburu pup ya tetep di diaper. Udah makin lancar berdirinya walopun masih pegangan, kadang kalo lagi lupa bisa beberapa detik lepas tangan setelah itu jatoh lagi. Udah mulai ngerti dan hafal sama lagu atau film. Frozen jadi film kesukaan tara, kalo emaknya udah nyanyiin lagu soundtrack, tara langsung ngeliat ke arah tv padahal tv nya juga mati, hehehe. Kalo denger lagu goyang dumang bisa muter-muter kaki tangannya, hadeuhh, calon dangduters, heheheh. Mulai ngerti juga kalo ditunjukkin gambar-gambar sayuran di cloth book, tara ikut nunjuk, kalo ditanya mana tomat dia langsung ngeliat ke cloth book nya. Udah bisa ngasih sesuatu dari barang yang dia pegang. Dan tidurnya pun sekarang udah berbagai gaya, mulai dari tengkurep, tiba-tiba bangun trus nungging dan tidur lagi sampe pernah nyungsep diujung tembok kasur. Sekarang kalo tidur cukup dengan dikasih asi trus tara guling-guling dan ngoceh sendiri, ga beberapa lama udah tidur deh, beda sama sebelomnya yang masih anteng cukup dengan dikasih asi trus tidur sambil mimik. Breastfeeding kali ini juga super menantang, terkadang harus nahan gigitan dari giginya.
Bulan ke 11 nanti semoga lancar berdiri sendiri, cepet jalan ya nak,, jadi anak yang kuat dan sehat. Amin.
Thursday, December 4, 2014
Bulan ke sembilan - tara
Bulan kesembilan tara diawali dengan vaksin campak di rs santosa dengan dsa iva. Berat badan tara udah 8,3kg dan panjang 73cm, alhamdulillah beratnya naik, padahal udah harap-harap cemas timbangannya turun gegara akhir bulan lalu ga mau makan efek tumbuh gigi. Selama 3 bulan kedepan tara libur vaksinnya, baru mulai vaksin lagi pas umur 1 tahun, kalo menurut dsa iva, lanjut ke pvc 4 tapi anehnya bulan lalu pas vaksin dengan dsa ari bilangnya cukup sampe pvc 3 aja, kan bingung sendiri jadinya, emang sih bukan vaksin wajib tapi kan tetep aja bikin galau, sama-sama dsa di rs yang sama tapi kok beda, kalo di paspor kesehatannya sih jadwal pcv emang sampe 4 kali. Rencana sekalian sama vaksin influenza juga.
Alhamdulillah perkembangan tara di bulan ke sembilan ini bisa dibilang banyak, mulai dari motorik kasar dan halus. Awalnya sempet worry dan stress juga pas dsa iva bilang kalo umur 10 bulan nanti udah harus bisa berdiri, secara tara masih ogah-ogahan plus males. Tapi bersyukur banget di minggu pertama udah lancar duduk sendiri, bisa berdiri berpegangan, langkah kaki kanan kiri sambil dititah (dipegangin lengan ketiaknya). Pada akhirnya bayi itu akan berkembang sesuai dengan kemampuannya, ga mungkin tiba-tiba baru lahir trus langsung duduk, berdiri, hehehehe. Jadi sabar aja ya bu ibu, selagi anaknya bergerak aktif kaki tangannya berarti ga ada masalah sama tulang-tulangnya, bener kalo kt dsa ari bilang pas vaksin bulan lalu: "tinggal tunggu waktunya aja". Yang penting selalu berdoa yang terbaik untuk anak, biarkan anak bebas bermain (dengan pengawasan) biar lebih bisa mengeksplor kemampuan diri, dan percaya bahwa god's timing is always perfect, ga pernah terlambat atau terlalu cepat.
Diminggu ketiga dibulan kesembilan tara akhirnya lancar merangkak juga, kalo diawal bulan merangkak cuma 1-2 langkah trus balik merayap lagi, sekarang mah udah eksplor ruangan sana sini, hehehe, cuma masih belum berani melangkah sendiri tanpa dipegangin, kaku kaya robot, hehehe, sehat terus ya nak, semangat jadi anak yang kuat.
Tara udah bisa melambaikan tangan bye bye, tepuk tangan dan menepuk dada sendiri, kalo dinyanyiin lagu, tangan sama kakinya ikutan muter gerak (ini sih udah dari bulan ke 7 cuma makin sering sekarang). Sekarang suka takut kalo liat orang ga dikenal, bisa nangis-nangis. Emang sih bagus bentuk proteksi diri dari orang yang ga dikenal tapi kan jadinya gimana gimana, takut diculik kali ya dia, hehehehehe.
Untuk mpasi, sekarang tara udah makan besar 3 kali ditambah 2 kali cemilan di pagi dan sore hari. Tara juga udah mulai dikasih nasi lembek dengan sayur yang masih diparut / cincang kasar, belom berani kasih yang potongan gede, giginya baru muncul 1 sih, hehehe. Favorit tara adalah baso kentang dan sup tahu telur. Buah cemilannya buah naga merah, bisa abis setengah buah kalo dijus bahkan ga sampe 5 menit udah abis.
Monday, November 3, 2014
Bulan kedelapan - tara
Ga kerasa tara udah 8 bulan aja, alhamdulillah di umur yang sekarang masih diberi kesehatan selalu, thank god. Bulan kedelapan tara vaksin pcv yang ketiga (terakhir), dari hasil ukur badan, Berat tara udah 8kg dan panjangnya 70cm. Sempet ga percaya juga, masa sih kenaikan berat badannya dikit banget, hiks, tapi alhamdulillah normal kata dokternya. Mungkin karena tekstur makannya yang naik kelas menjadi agak kasar ga bubur saring lagi jadi makannya agak susah, bisa 1 jam lamanya, huft perlu kesabaran ekstra pake banget. Kadang makannya abis kadang cuma setengahnya, pake drama tangis-tangisan atau ga nyanyi lagu anak-anak satu kaset full, hahahahahaha.
Di bulan kedelapan ini, mpasi nya udah mulai ditambahin butter, olive oil dan keju. Butternya unsalted merk orchid butter, olive oil merk sasso import italy dan keju blok merk belcube. Percobaan sama butter di awal suapan masih dilepeh tapi setelah beberapa kali suapan akhirnya mau juga ditelen. Kalo keju dan minyak kurang lebih reaksi awalnya sama. Mungkin belom terbiasa dengan rasa yang sedikit 'gemuk' kali ya. Di minggu kedua mulai coba tumis sayur yang udah dikukus dan diblender kasar dengan bawang merah dan putih, reaksi awalnya sama dilepeh-lepeh juga, walopun mulutnya mangap terus, hehehehe. Tetapi selanjutnya mulai terbiasa. Tara juga udah dikenalkan pada daging sapi dan kuning telur ayam kampung omega, alhamdulillah ga ada alergi sama menu baru.
Oh ya, ada sedikit cerita mpasi tara dengan tuna. Bulan lalu pas dibuatin makanan dengan tuna selama 3 hari berturut-turut ga ada masalah, eh pas awal bulan kedelapan dibuatin makanan yang sama, muncul merah-merah di sekitar area mukosa (mulut). Sempet dagdigdug juga, takut ada yang salah, tapi setengah jam selesai makan, merahnya menghilang dengan sendirinya. Sempet ngobrol juga sama temen yang anaknya lagi mpasi, ternyata sama. Disimpulkan sih karena faktor tempat penyimpanan saat ikan dibeli. Ikan tuna yang dibungkus ga bikin mukosa merah, sedangkan yang tidak dibungkus malah memicu munculnya reaksi kemerahan. Namun pas kontrol ke dokter kulit, menurut dokter bukan karena faktor tersebut tetapi bisa jadi disebabkan dari air liur bayi yang bercampur dengan makanan.
Ya sebenernya bukan sengaja dateng ke spkk tapi kebetulan ada masalah sama bruntus di dada dan leher tara, lagi-lagi daripada coba obat ini coba obat itu dan belom tentu cocok di tara, akhirnya ke dokter deh. Menurut dokter bruntus yang muncul disebabkan dari sisa makanan yang menempel dan air liur, jadi selanjutnya harus dijaga agar tetap kering. Tara diresepin cinolon untuk obatin bruntus dada dan leherny, bactroban untuk infeksi di sudut bibir (kecolongan ga tau apa penyebabnya, maklum lagi hobinya masukin apa aja ke mulut) dan ceradan untuk pelembab wajah biar ga kasar dan kering.
Buat emak-emak yang pernah ngalamin muka anaknya tetiba kasar trus setelah beberapa hari balik mulus lagi, menurut spkk karena bayi mengalami transisi kulit, ada yang reaksi biasa ada yang muncul bruntus kasar hampir diseluruh wajah dan biasanya berlangsung hingga umur 2 tahun. Ga ada obatnya, yang penting rajin dibersihin trus bisa juga dikasih pelembab. Dokter ga nyaranin kasih bedak soalnya bisa bikin kulit menjadi kering dan kasar.
Sekarang tara udah bisa teriak, hebohnya luar biasa, kosa katanya pun makin bertambah, ga cuma bababababa, papapapapaa, mamamamama, atatatata, dah, ga, tapi sesekali dia bisa ngikutin apa yang kita omongin, walopun cuma bisa sekali doank dan ga bisa diulang lagi. Yang bikin kaget pas dia bilang ma bobo, eh bener aja, begitu digendong dinyanyiin solawat sambil mimik langsung tidur dia, ga pake lama.
Perkembangan tara di bulan kedelapan ga cuma bisa muter-muter dan bolak balik tapi udah bisa merayap dan ancang-ancang(bahasa apa ya, pokoknya mah kurleb bersiap ambil posisi) mau merangkak dan duduk. Itu juga tiba-tiba aja, padahal sebelomnya kalo dikasih maenan dia selalu mundur terus, eh pas dikasih gelang rattle minnie yang sudah beberapa bulan terabaikan, dia malah maju, surprise sih, padahal mah awalnya sempet stress takut kenapa-kenapa kok belom bisa juga. Ga cuma itu, tara udah bisa berdiri dibantu dan bersandar pada tembok/kasur. Main di babywalker udah bisa maju tapi lebih sering mundur, hehehehe, lucu banget. Karena terbiasa main di jumperoo jadilah baby walker dianggap sama dibuat loncat-loncat. Akhir minggu ke 4 di bulan kedelapan tara udah muncul gigi bawah, badannya sempet agak panas sehari dan ga rewel, besoknya udah biasa lagi. Setelah dicek ternyata gusinya sedikit merah dan di atas gusi terdapat garis putih bergerigi yang belum sepenuhnya muncul baru dipermukaan saja, kalo diraba akan terasa keras bergerigi. Efeknya bikin tara mulai susah makan, anti banget sama bubur / nasi lembek, hiks, makannya diemut dan ga ditelen, tara ga GTM malah mangap terus mulutnya kalo disuapin, awalnya mikir ada sesuatu sama tenggorokannya tapi anehnya kalo makan oatmeal plus sayuran & daging cincang, tara makannya lumayan banyak walopun ga sebanyak bulan lalu, paling cuma habis setengahnya. It means ga ada masalah apa-apa sama tenggorokan, dia sebenernya tetep bisa nelen makanan yang bertekstur dari sayur dan daging yang dicincang. semoga timbangannya ga turun drastis, hiks. Yang sehat terus ya nak, mama sayang tara...
Sunday, October 5, 2014
Bulan ketujuh - tara
Di bulan ketujuh, berat tara udah 7,8kg dan panjangnya 69cm. Alhamdulillah tara sehat. Tanggal 4 oktober yang lalu tara vaksin hepatitis b yang ketiga, jadwal vaksin bulan depan adalah pcv. Untuk vaksin rotavirus cukup 2 kali saja. Info dari dsa nya, diatas umur 6 bulan udah bisa vaksin influenza, tapi dsa nya sendiri nyaranin pas umur 1 tahun aja. Penting banget nih yang influenza, maklum tara bisa dibilang gampang ketularan flu.
Untuk mpasi menunya masih sama seperti akhir minggu keenam, makan 3 kali sehari ditambah cemilan buah 1 kali. Teksturnya masih bubur tim saring yang kental, takaran makannya juga udah naik jadi 6-7 sendok makan dewasa per satu kali makan. Untuk minum air putih agak sedikit kurang suka, dicoba pake sendok ataupun cup feeder hasilnya sama, yang ditelen sedikit banyakan disembur-sembur aja air putihnya, jadi jangan heran walopun udah makan juga masih dikasih mimik. Pernah dicoba pake sedotan, udah bisa disedot sama dia, tapi ujungnya tetep aja disembur-sembur. Alhamdulillah sejauh ini ga ada alergi makanan, aman-aman aja. Rencananya di umur 8 bulan baru akan dikenalkan dengan butter, minyak dan keju. Ga sabar deh nyiapin menu mpasi tara yang baru :)
Perkembangan tara di bulan ketujuh ini udah lancar tengkurep bolak balik 2 arah, kanan dan kiri, ditambah lagi udah bisa angkat dada tinggi sambil tengkurep (bertumpu pada kedua tangan). Udah harus ekstra hati-hati kalo lagi ditinggal sendiri ke kamar kecil. Lucunya lagi, tara kalo dipancing mainan didepannya, yang ada bukannya maju tapi malah mundur, hehehehe. Tara juga udah bisa udah seimbang kalo didudukin, ga goyang, kalo bulan lalu didudukin masih sering jatoh cuma bisa tahan beberapa detik, sekarang udah lancar, emang sih belom bisa duduk dengan sendiri, masih harus dibantu dulu. Minggu kedua di bulan ketujuh mulai rajin melatih tara untuk duduk sendiri, sedikit kepikiran juga sama proses duduknya tara nanti gimana, tapi saya percaya tara akan duduk sendiri sesuai dengan waktunya. Amin.
Thursday, September 4, 2014
Bulan keenam - tara
Alhamdulillah tara dapet asi eksklusif dari mama selama 180 hari. Di usia tara yang ke 6 bulan ini, tara udah mulai mpasi. Sejauh ini aman aman aja sama menu makanan yang disuapin, ga pernah ga abis, walopun pernah uwek uwek gegara makan bubur beras merah brokoli ati ayam, hehehehe.
Sedikit review mpasi pertama tara di bulan ke enam, diawali dengan pemberian beras merah dari gasol dengan frekuensi pemberian makan 1kali sehari di minggu pertama, selanjutnya di minggu kedua dinaikin jadi 2 kali sehari di pagi dan sore hari. Di minggu kedua perkenalan dengan sayuran dan buah-buahan tunggal ( brokoli, wortel, kentang, pear xiang lie, apel red delicious, pepaya, pisang ambon lumut, melon, kabocha, gasol ubi, gasol kacang hijau). Memasuki minggu ketiga, frekuensi makan mulai ditambah menjadi 2 kali sehari dan 1 kali cemilan. Minggu ketiga udah mulai mix menu makanan ( makan besar pagi dan sore ). Contoh menunya antara lain bubur saring beras merah + bayam merah + salmon. Biasanya setiap 2 atau 3 kali sehari ganti jenis sayur dan lauknya. Sayur biasanya wortel, kentang, buncis, kacang polong, brokoli, terkadang 2 jenis sayur di mix jadi 1. Untuk lauknya diberikan ayam, salmon, tuna, tahu (sedikit kecolongan, pas baca kandungannya ternyata komposisi tahu yang dijual dipasaran mengandung garam), tempe.
Makanan selingan atau cemilannya adalah buah-buahan, seperti pear, apel, pepaya, kabocha. Dari kesemuanya, yang jadi menu favorit tara dan paling lahap mamamnya adalah bubur saring beras merah wortel kentang/ brokoli, ayam/salmon dan tepung gasol ubi (ni kalo lagi kepepet masak doank, hehehe). Untuk buah sementara dikasih pepaya terus biar pup nya lancar. Oh ya di minggu keempat frekuensi makan tara udah naik menjadi 3 kali sehari plus cemilan 1 kali ( kalo ga bablas bobo pagi).
Ngomong-ngomong soal mpasi, kayanya tara kurang cocok makan pisang ambon lumut, padahal ga dikasih ama biji item yang ada dibagian tengah pisang, tapi malah sembelit sampe 5 hari ga pup dan pas pup sampe nangis-nangis & sedikit berdarah, kasian banget liatnya. Sejak itu kapok ngasih tara makan pisang.
Di bulan keenam tepatnya tanggal 6 september lalu, tara vaksin combo yang ketiga, dari hasil timbang badan beratnya udah 7,4kg dan panjang badannya 68cm. Mudah-mudahan udah banyak makan bisa lebih banyak nambah beratnya, hehehe. Tara juga udah bisa bergumam sendiri, bilang mama sesekali, tapi lancar banget bilang babababa atau papapapa. Tengkurepnya baru bisa bolak balik 1 arah, entah kenapa ni anak asa males kalo tengkurep dari arah kiri. Bobonya juga nakal, udah bisa muter-muter.
Pengennya bisa liat tara duduk sendiri, kapan ya, soalnya anak temen yang 5 bulan atau 6 bulan udah bisa duduk sendiri, awalnya lancar bolak balik tengkurep telentang, angkat bujur pas tengkurep, merangkak dan duduk. Jadi ga sabar deh liat proses duduknya tara. Pas kontrol terakhir sama DSA, katanya bayi umur 4-6 bulan baru belajar tengkurep, umur 7-8bulan baru belajar merangkak/duduk, jadi so far sih masih normal, apalagi kaki tangan tara gerak aktif, kepalanya juga udah bisa tegak kalo didudukin. Udah bisa duduk dibantu trus dilepas tanpa pegangan selama beberapa detik. Menurut dokter, perkembangan masing-masing bayi itu berbeda jadi ga bisa disamakan atau jadi pembanding bayi a lebih pinter dari bayi b, yang jelas kemampuan bayi akan bertambah setelah ia menguasai suatu kemampuan. Yang sehat terus ya kesayangan mama papa... we love youuuuu....
Monday, September 1, 2014
Udah sarjana asi, waktunya mpasi
Alhamdulillah tanggal 29 agustus yang lalu tepat 180 hari umur tara, dan rasa syukur yang tak terhingga akhirnya bisa lulus sarjana s1 asix. Mudah-mudahan bisa lulus s2, s3 dan seterusnya sampe umur tara 2 tahun ya nak, amin ya allah.
Sungguh pengalaman luar biasa menjadi seorang ibu yang bisa breastfeeding dan menjadi full time mommy untuk tara. Menurut saya, menyusui adalah hal yang paling menyenangkan, membuat terasa sangat dekat dengan anak, bisa memeluknya, mendekapnya erat.
Bersyukurnya bisa memberikan asi eksklusif untuk anak, karena tidak semua ibu di dunia ini mendapatkan kesempatan tersebut. Ada sebagian yang memang ga pro asi dan lebih memilih sufor, ada sebagian yang berpikir sufor jauh lebih baik untuk mempercepat pertumbuhan dan pertambahan berat badan bayi, ada sebagian yang memang asi nya ga keluar walopun pengen banget bisa asi, ada sebagian yang beralasan asi sedikit takut tidak mencukupi kebutuhan bayi dan masih banyak lagi kendala breastfeeding di luar sana.
Saya termasuk ibu yang awalnya pernah merasa ragu, apakah asi saya cukup untuk kebutuhan tara, alhamdulillah selama 6 bulan ini sudah terlewati dengan baik. Alasan kenapa saya ragu dan takut adalah pumping. Berdasarkan artikel yang saya baca dari salah satu asosiasi, semakin banyak pengosongan asi pada payudara dan semakin banyak hisapan bayi maka produksi asi akan meningkat. Sedangkan saya hanya pernah pumping di 2 bulan pertama dengan hasil 50ml saja, bahkan sampai bulan lalu coba pumping lagi demi kelengkapan menu mpasi hasilnya masih sama. Dibandingkan dengan temen yang working mom rata-rata bisa dapet 100ml - 150ml sekali pumping (ini karena rutin pumping tiap hari). Jadi bertanya-tanya sendiri dan takut asi saya ga mencukupi. Menurut dokter cukup tidaknya asi dapat dilihat dari pipis dan pup bayi, kenaikan berat badan. Alhamdulillah sejauh ini tara sehat, berat badannya juga selalu naik setiap bulan. Jadi buat ibu muda di luar sana yang punya pengalaman seperti saya, jangan putus asa dan diciutkan oleh hasil pumping "tetangga sebelah", Kuncinya berdoa sama alloh supaya diberikan kemudahan dan kelancaran dalam memberikan asi, yakin dan percaya asi kita mencukupi kebutuhan bayi, apalagi seperti saya full time mommy yang stand by 24 jam memberikan asi secara langsung, berpikir positif saja asi yang diproduksi saat dihisap bayi adalah sesuai dengan kebutuhan bayi. As simple as that.
Well, ngomongin sarjana s1 asix, berarti tara udah siap untuk mpasi. Mungkin saya terbilang ibu yang cukup express dengan persiapan mpasi, hehehehe. Gimana ga, di saat temen yang anaknya mau mpasi udah prepare dari jauh-jauh hari, saya masih santai-santai dan baru cari info 1 minggu menjelang hari h. Sebenernya ga baru juga sih, udah dari 5 bulan sempet baca buku tentang mpasi dan menu mpasi punya kakak ipar.
Menu mpasi pertama tara adalah bubur beras merah kaldu ayam. Tepung beras merah beli merk gasol, cara pembuatannya juga cukup praktis, dimasak selama kurleb 10 menit sampe adonan bubur mengental. Untuk minggu pertama, porsi makannya 1 kali sehari di waktu pagi / siang, judulnya perkenalan dulu. Rencananya minggu kedua baru akan dinaikkan menjadi 2kali sehari dan menunya mulai dikenalkan pada aneka buah dan sayur tunggal, tujuannya sih biar tara bisa mengenal rasa tunggal sebelum di mix nanti menunya di bulan ke 7 dan frekuensinya dinaikin jadi 3x sehari.
Metode mpasi sendiri saya combine, jadi ga 100% ikut ke who atau fc atau blw. Dari ketiga metode tersebut, yang saya praktekkan dari who meliputi waktu pemberian mpasi sejak usia bayi 180hari atau 6 bulan, frekuensi makan awal 1-2 kali sehari dengan takaran 2-3 sendok makan kemudian ditingkatkan seiring pertambahan umur bayi, tekstur mpasi 6-9 bulan tidak kental tidak cair apabila sendok dimiringkan makanan tidak langsung jatuh, varietas makanan sudah dikenalkan sedini mungkin (karbohidrat, sayuran, lauk). Untuk varietas makanan baru akan saya berikan saat umur tara 7 bulan, sementara di 6 bulan pertama ini masih diberikan bubur dan puree buah / sayur ( metode food combining). Untuk blw jadwalnya ga ditentuin yang pasti sebagai cemilan pengganti teether yang bergizi, heheheh. menggunakan buah / sayur biar anak tahu bentuk asli dari makanan yang dimakan, disamping melatih kemandiriannya makan sendiri tanpa disuapin, mungkin kalo udah 1 tahun baru dicoba acak-acak nasi tim sendiri, hehehe.
Penjelasan lengkap metode masing-masing bisa di googling aja ya, hehehhee.
Ga perlu bingung ya ibu ibu muda nan baru, apapun metode yang digunakan dalam pemberian mpasi yang terpenting adalah kebutuhan gizi bayi terpenuhi, proses dan penyajian makanan se-higienis mungkin, kreatif serta cepat tanggap jika sikecil kurang menyukai menu yang diberikan. Seperti iklan salah satu produk bayi : banyak jutaan cara yang diajarkan untuk merawatnya dan hal tersebut membuat bunda bingung, semakin banyak bunda menghabiskan waktu bersama si kecil maka bunda akan semakin tahu cara terbaik untuk merawatnya.
Semangat asi & mpasi !!!!!! Ciaobellaaaaa, xixixixixixi
Wednesday, August 27, 2014
Bulan kelima - tara
Tara ulang bulan yang ke lima tepatnya 3 hari setelah lebaran idul fitri di Palembang. Di usia yang ke 5 bulan alhamdulillah tara udah lancar tengkurepnya dan bisa narik tangannya yang ketindihan badan, cuma belom bisa bolak balik, hehehe. Di usia 5 1/2 bulan kalo lagi tengkurep suka angkat pantat dan kakinya menendang kebelakang, kaya yang mau "ngangsur" klo kata orang palembang.
Setelah 5 bulan ini berasa envy sama temen yang udah pada ngajakin anaknya spa, akhirnya kesampean juga spa dan renang sendiri di rumah. Maklum di bulan-bulan awal tara kena batpil dan sebelum ke palembang juga kena batpil lagi, jadi lah batal terus rencananya. Kebetulan uyut tara bisa ngurutin anak-anak bayi terutama yang suka masuk angin, rewel, atau bahkan jatoh. Jadi tara bisa di massage gratis di tangan uyut yang udah pengalaman berpuluh-puluh tahun lamanya, hehehehe. Selesai di massage, tara siap nyemplung di kolam renang plastik yang udah dipasang sama nina (panggilan buat mama saya). Ada kejadian lucu sebelum masuk kolam, pas pemasangan neckring, pipinya tara yang gembul itu nyangkut di bulatan neckring, semua tertawa dibuatnya. Begitu nyemplung, ekspresi mukanya kaget campur takut dan diem aja, tp setelah beberapa menit baru berani mainin kakinya, berhubung mama takut tara kedinginan, jadilah buru-buru diangkat, padahal masih belum puas ngeliatnya. Huhuhu, tapi ga apa-apa deh, masih ada laen waktu ya nak.
2 hari setelah renang, tara kena batpil lagi, hiks. Mungkin efek renang kali ya jadinya pilek. Kali ini pileknya agak parah, sampe 2 malem ga tidur, nafasnya juga grok-grokan. Awalnya kekeuh ga mau kedokter, biar sembuh sendiri dengan dijemur matahari pagi dan banyak dikasih asi, tapi mama udah ga sabaran, kasian katanya, ditambah lagi kondisi batpilnya jauh berbeda dengan 2x batpil terakhirnya yang masih bisa tidur nyenyak. Akhirnya dengan berat hati pergi ke dokter juga. Maafin mama ya nak dengan sangat terpaksa harus kasih obat. Dsa achirul yang praktek di sekip ngasih resep alco untuk pileknya dan mercotin untuk batuknya. Alhamdulillah ga dikasih antibiotik. Kurang lebih 5 hari makan obatnya, batpil tara udah bye-bye.
Di bulan kelima ini tara vaksin pcv dan rotavirus yang kedua di rs hermina palembang, biaya yang dikeluarkan ga beda jauh sama rs santosa bandung, lebih kurang 1 juta u/vaksin dan jasa dokternya. Pemeriksaan awal untuk bayinya disini ga selengkap di bandung, cuma diukur berat badan dan panjang badan bayi, sementara suhu badan dan lingkar kepala ga diukur. Berat tara udah 7kg dan panjang badannya 68cm. Sempet mikir yang gimana karena 2 bulan terakhir beratnya cuma naek setengah kg, mungkin udah banyak aktivitas bermain dan jadwal tidur berkurang, tapi alhamdulillah kata dokter normal dan sehat.
Tuesday, June 24, 2014
Bulan keempat - tara
Selain suka ngemot jari kanan kiri, mulai sering ngences. Kalo kata dokter itu udah masuk fase oral dan mau tumbuh gigi. Tapi kalo kata orang dulu mah gegara hamil ada yang ga kesampean dimakan.
Senangnya lagi tara udah bisa tengkurep sendiri di umur 18w walopun belom bisa narik tangannya yang ketindihan badan, hehehehe. Semoga tengkurepnya makin lancar ya nak, bisa bolak balik. Ga cm itu, tara juga udah mulai bisa meraih mainan yang ada didepannya walaupun belom kuat genggamannya sesekali kadang masih lepas.
Tgl 5 juli yang lalu tara vaksin combo kedua. Sama seperti combo yang pertama, kondisi badannya ga panas cuma emang pas malem butuh ekstra kesabaran karena sedikit rewel, tapi besok paginya udah biasa lagi. Berat tara udah 6,5kg dan panjang badannya 65cm. Sedikkt sedih sih, soalnya beratnya cuma naek setengah kg dari sebelumnya, kan biasanya bisa 1kg. Tapi alhamdulillah sehat kata dokter.
Di bulan keempat ini, tara ketularan batpil lagi, hiks. Kasian banget liatnya. Setelah emaknya 3 minggu batpil dan 2x kedokter tapi belom kunjung sembuh, tara masih bisa bertahan, setelah memasuki minggu keempat eh akhirnya dia keok juga dan ketularan,maafin mama ya nak. Oh ya pas batpil kemaren diresepin antibiotik, flumucil sama rhinos, kalo kata dokternya aman buat busui, tapi abis obatnya juga masih ga ngaruh.
Alhamdulillah lagi sekarang tara udah ga ngamuk-ngamuk kalo telat mimik / ngantuk. Sekarang udah mimik sambil boboan jadi begitu tara tidur, posisi badannya ga akan berubah dan ga akan kebangun. Biasanya kalo disusuin sambil duduk pas dipindahin kekasur suka bangun lagi.
Untuk membantu fase oralnya, mulai hunting mainan yang aman dan sesuai umur tara, salah satunya boneka sophie la giraffe. Awalnya nemu boneka karet ini pas browsing mainan bayi yang aman. Sophie terbuat dari karet alam dan mengandung pewarna buatan yang sangat aman buat digigit sama bayi. Jadilah googling dimana store yang jual, dan adanya di gerai mothercare tsm. Harganya cukup lumayan buat sebuah boneka karet, tapi sebanding dengan keamanan bahannya buat anak. Mainan lainnya yang dibeli adalah gelang rattle berbentuk boneka minnie, awalnya beli ini biar tara tertarik sama bunyi2 rattle, eh tnyta kecolongan, kakinya diemut-emut juga *tepokjidat.
Monday, May 19, 2014
Happy family
Dan tak ada yang lebih membahagiakan ketika melihatnya tersenyum, melihatnya tertawa, melihatnya sehat, melihat tumbuh kembangnya setiap hari, memperhatikan pola tingkah lakunya yang menggemaskan. Sungguh tuhan ini anugrah hidup yang luar biasa. Alhamdulillah.
Ya allah ya rabb, bimbing kami selalu agar dapat menjadi orang tua yang baik dan bijak, orang tua yang selalu mendoakan dan mengusahakan yang terbaik untuk anak kami. Amin yra.
Papa & mama love tara
Friday, May 9, 2014
Bulan ketiga - tara
Memasuki awal bulan ketiga, ga cuma mulai aktif bersuara dan bermain, jadwal tidurnya menjadi berkurang. Biasanya seharian abis mimik bisa langsung tidur, sekarang kalo siang tidurnya cuma sebentar, maksimal setengah jam, kalopun bisa 2-3 jam itu sesuatu banget, hehehehe. Sampe sekarang pun jadwal tidurnya ga bisa ditebak, berubah lagi. Subuh udah mulai bangun dan ga mau bobo, biasanya sampe jam 8 pagi, sehabis dijemur dan mandi, lalu mimik dan tidur. Anehnya kalo dikasurin eh langsung bangun, maunya digendong terus, tapi ada cara yang cukup ampuh, mimik sambil tiduran, soalnya posisinya tara ga akan bergerak selepas mimik, jadi begitu mimik dan ketiduran, dia ga akan langsung bangun. Yang tadinya bobo bisa sampe siang, sekarang cuma sebentar, tapi alhamdulillah ni anak kaya yang ngertiin gitu, setengah jam yang dikasih buat emaknya mandi plus cuci2 popok and bajunya. Pas masuk kamar, pas banget tara bangun. Anak pinter :)
Jadwal tidur malemnya juga dimulai dari sehabis magrib, biasanya tidur setengah jam, sama kaya pagi, makasih lagi sama alloh, dikasih waktu buat mandi and solat magrib. Nah biasanya 2-3 jam full ga bangun, sekarang kadang 4-5 jam tara masih nyenyak aja bobonya, tapi mulai jam 2 keatas udah tiap jam bangun minta mimik. Beda dengan 2 bulan sebelumnya yang mimiknya bisa sampe 15-20menit dan tidur lama (2-3 jam), sekarang mimiknya sebentar-sebentar 5-10 menit tapi frekuensinya sering. Jadi berasa dikerjain anak sendiri, hehehe, walopun gitu i still enjoy it and feeling happy. Senengnya lagi, tara kalo dibawa jalan bisa anteng banget, tapi kalo dirumah berisik dikit aja udah ga bisa tidur.
Hal yang paling nyenengin hati, obat lelah seharian ngurus anak adalah ketika melihatnya tersenyum & tertawa lepas tanpa beban saat bermain, plus muka bulat nan polos & posisi tidurnya yang aneh-aneh ga jelas, hehehe. Oh ya posisi tidur favorit tara adalah dengan kedua tangan direntangkan dan posisi kaki ditekuk.
Pertengahan bulan lalu tara vaksin combo (dpt, polio, hib). Awalnya mikir bakal 3 kali suntikan, ternyata dalam 1 suntikan udah mengandung obat ketiganya. Biasanya dpt kalo jaman dulu masih panas, alhamdulillah sekarang obatnya udah ga bikin panas, walopun biayanya lumayan sekitar 600rb di rs santosa ( plus adm dan jasa dokter). Badannya emang ga panas, tapi sedikit rewel, maunya bobo dan mimik sambil digendong, untungnya cuma sehari aja, besoknya udah biasa lagi. Berat tara udah 5,6kg dan panjangnya 60cm.
Akhir bulan ketiga, tepatnya sabtu lalu, jadwal tara vaksin yang ga wajib, namanya pvc (pneumonia/radang paru) dan rotavirus (diare). Total biaya plus dokter dan adm sekitar 1juta, mayan juga ya duitnya, hehehe. Kebiasaan barunya tara adalah ngemot 5 jari tangan kanan dan kiri, udah gitu kadang-kadang suka ngences. Klo kata dokter tara udah masuk fase oral, mulai tahap awal u/belajar makan, menghisap, mengecap. Akhir bulan ketiga ini berat tara udah 6kg. Oh ya 1 lagi perkembangan tara udah mulai bisa ngambek klo telat mimik atau udah ngantuk banget, mau ga mau harus mimik sambil digendong berdiri. Mulai rempong deh kalo jalan keluar, nangisnya bisa jejeritan kalo udah ngambek, ujian banget buat emak baru seperti saya, harus bisa extra sabar, hehehe. Yang sehat terus ya kesayangan mama papa.